Tampilkan postingan dengan label TIPS DAN TRIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS DAN TRIK. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Januari 2013

Penyakit-Penyakit Akibat Banjir

Banjir mengakibatkan banyak faktor negatif dan faktor positif . Faktor negatifnya seperti : lumpuhnya perekonomian, sarana vital & infrastructure ( jalan tol , jalan protokol) , publict transportation ( kereta api, bis, pesawat udara ) , kantor-kantor , pertokoan pun mendapatkan imbas dari banjir. Sedangkan faktor postitif yang ditimbulkan oleh banjir adalah nama Indonesia terutama Jakarta makin ngetop, hitung –hitung nebeng promosi pariwisata banjir.
Yang terpenting dalam keadaan banjir adalah bahaya timbulnya penyakit akibat banjir yang mengancam masyarakat dari semua golongan . Hal ini dikarenakan banyaknya sampah yang terhanyut terbawa air banjir, air got yang bersatu dengan air banjir yang menimbulkan bau yang tidak sedap ataupun septik tank yang luber dan isinya terbawa air kemana-mana, Akibatnya lingkungan kita menjadi sangat kotor, sehingga mempermudah timbulnya penyakit akibat banjir : diare, DBD, leptospirosis, ISPA, cacingan dan berbagai penyakit penyerta lain. Bahkan tidak jarang juga menimbulkan kasus penyakit yang luar biasa ( outbreak). Banjir juga menimbulkan dampak menurunnya kondisi tubuh & daya tahan terhadap stress.
Berikut dibawah ini adalah penyakit akibat banjir:
  1. Diare
Adalah keluarnya BAB yang sering dan mengandung banyak air, encer dalam satu hari disertai rasa mulas, biasanya terjadi karena hasil rangsangan atau radang pelapis usus yang mengakibatkan buangan dalam usus besar tidak mempunyai waktu untuk diserap airnya. Diare kebanyakan disebabkan oleh beberapa infeksi virus tetapi juga seringkali akibat dari racun bakteria. Dalam kondisi hidup yang bersih dan dengan makanan mencukupi dan air tersedia, pasien yang sehat biasanya sembuh dari infeksi virus umum dalam beberapa hari dan paling lama satu minggu. Namun untuk individu yang sakit atau kurang gizi, diare dapat menyebabkan dehidrasi yang parah dan dapat mengancam-jiwa bila tanpa perawatan. Perawatan untuk diare melibatkan pasien mengkonsumsi sejumlah air yang mencukupi untuk menggantikan yang hilang, lebih baik bila dicampur dengan elektrolit untuk menyediakan garam yang dibutuhkan dan sejumlah nutrisi. Untuk banyak orang, perawatan lebih lanjut dan medikasi resmi tidak dibutuhkan. Untuk Diare minumlah satu atau dua gelas air putih atau air mineral yang bersih dan sudah dimasak. Minumlah oralit yang merupakan larutan gula garam untuk membantu pembentukan energi dan menahan diare / berak setelah habis BAB. Hindari minum kopi, teh dan lain sebagainya yang mampu merangsang asam lambung. Makan Makanan Khusus. Hindari makan makanan yang berserat seperti agar-agar, sayur dan buah karena makanan berserat hanya akan memperpanjang masa diare. Bagi penderita diare sebaiknya makan makanan rendah serat dah halus seperti bubur nasi atau nasi lemes dengan lauk telur asin. Istirahat yang Cukup, segera lah rujuk ke Rumah Sakit
  1. Muntaber
Penyakit diare yang disertai mual dan muntah. Penyakit ini mudah terserang pada pasien dengan daya tahan tubuh yang menurun. Ini terjadi mengingat kondisi kebersihan baik lingkungan maupun makanan dan minuman yang dikonsumsi tidak sesuai dengan kualitas makanan dan minuman yang sehat. Selain itu Umumnya para pengungsi tidur dengan alas ala kadarnya. Ada yang dengan tikar, koran dan sebagian dengan menggunakan karpet. Umumnya mereka juga tidur ditempat terbuka. Disisi lain cuaca tetap belum bersahabat mengingat hujan dan angin kencang masih muncul sehingga memperburuk kondisi para pengungsi. Kondisi tempat berteduh dan istirahat yang buruk ini memang sangat berdampak pada korban banjir terutama pada bayi, anak-anak dan orang tua. Upaya-upaya yang yang dapat dilakukan antara lain agar para pengungsi dapat ditempatkan pada tempat pengungsian yang layak. Perlu selimut dan alas tidur yang memadai agar para pengungsi terutama bayi, anak dan orang tua terhindar dari paparan udara dingin. Berikan makanan yang bersih secara teratur, air minum yang bersih, berikan oralit , berikan obat diare atau segera rujuk ke RS
  1. ISPA
Infeksi saluran nafas atas dalam bahasa Indonesia juga di kenal sebagai ISPA (Infeksi Saluran naPas Atas) atau URI dalam bahasa Inggris adalah penyakit infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan, hidung, sinus, faring, atau laring. Yang termasuk gejala dari ISPA adalah badan pegal pegal (myalgia), beringus (rhinorrhea), batuk, sakit kepala, sakit pada tengorokan. Penyebab terjadinya ISPA adalah virus, bakteri dan jamur. Kebanyakan adalah virus. Segera ruTerapi yg diberikan pada penyakit ini biasanya pemberian antibiotik walaupun kebanyakan ISPA disebabkan oleh virus yang dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pemberian obat obatan terapeutik, pemberian antibiotik dapat mempercepat penyembuhan penyakit ini dibandingkan hanya pemberian obat obatan symptomatic, selain itu dengan pemberian antibiotik dapat mencegah terjadinya infeksi lanjutan dari bakterial, pemberian, pemilihan antibiotik pada penyakit ini harus diperhatikan dengan baik agar tidak terjadi resistensi kuman/baterial di kemudian hari. Namun pada penyakit ISPA yg sudah berlanjut dengan gejala dahak dan ingus yg sudah menjadi hijau, pemberian antibiotik merupakan keharusan karena dengan gejala tersebut membuktikan sudah ada bakteri yg terlibat.
  1. DBD
Aedes Aegypti yang menularkan virus demam berdarah dengue (DBD), genangan air akibat banjir dapat menimbulkan sarang nyamuk. Biasanya banyak menyerang anak-anak karena daya tahan tubuh yang rendah. Gejala demam 4-7 hari, sakit kepala, flu like syndrome, mual, muntah, pada kasus yang parah sampai timbul mimisan, perdarahan. Bahkan bisa menyebabkan presyok/ syok. Pertolongan dini adalah mengatasi presyok/ syok yang terjadi dengan memberikan minum sebanyaknya,bila perlu beri cairan melalui infus, kompres , berikan obat penurun panas ,Segera rujuk ke Rumah sakit terdekat.
Pencegahan dilakukan dengan menghindari gigitan nyamuk di sepanjang siang hari (pagi sampai sore) karena nyamuk aedes aktif di siang hari (bukan malam hari). Hal tersebut dapat dilaksanakan dengan menghindari berada di lokasi-lokasi yang banyak nyamuknya di siang hari, terutama di daerah yang ada penderita DBD nya. Bila memang sangat perlu untuk berada di tempat tersebut kenakan pakaian yang lebih tertutup, celana panjang dan kemeja lengan panjang misalnya. gunakan cairan krim ati nyamuk (Mosquito Repellant)yang banyak dijual di toko-toko,  pada bagian badan yang tidak tertutup pakaian. Buang atau timbun benda-benda tak berguna yang menampung air, atau simpan sedemikian rupa sehingga tidak menampung air. Taburkan serbuk abate (yang dapat dibeli di apotik) pada bak mandi dan tempat penampung air lainnya, juga pada parit / selokan di dalam dan di sekitar rumah, terutama bila selokan itu airnya tidak / kurang mengalir. Kolam / akuarium jangan dibiarkan kosong tanpa ikan, isilah dengan ikan pemakan jentik nyamuk. Semprotlah bagian-bagian rumah dan halaman yang merupakan tempat berkeliarannya nyamuk, dengan obat semprot nyamuk (yang banyak dijual di toko-toko) bila tampak nyamuk berkeliaran di pagi, siang dan sore. Hubungi PUSKESMAS setempat untuk meminta fogging di rumah-rumah di lingkungan setempat untuk pembersihan sarang nyamuk ( PSN) atau lakukan Abatisasi untuk memutuskan mata rantai pembiakan
  1. Leptosiprosis
Adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Penularan penyakit ini bisa melalui tikus, babi, sapi kambing, kuda dll. Untuk kasus banjir penularannya melalui air kencing tikus. Dimana air kencing tikus terbawa banjir masuk dalam tubuh manusia. Kuman Leptospira biasanya memasuki tubuh lewat luka atau lecet kulit, dan kadang-kadang lewat selaput di dalam mulut, hidung dan mata. Berbagai jenis binatang bisa mengidap kuman Leptospira di dalam ginjalnya. Penyampaiannya bisa terjadi setelah tersentuh air kencing hewan itu atau tubuhnya. Tanah, lumpur atau air yang dicemari. Gejala dini Leptospirosis umumnya adalah demam, sakit kepala parah, nyeri otot, merah, muntah dan mata merah. Aneka gejala ini bisa meniru gejala penyakit lain seperti selesma, jadi menyulitkan diagnosa. Malah ada penderita yang tidak mendapat semua gejala itu. Pertolongan pertama ada umumnya dengan antibiotika seperti doxycycline atau penicillin. Rujuk ke Rumah Sakit . Pengobatan dengan antibiotika dianggap paling efektif jika dimulai dini.
  1. Cacingan
Menurut Adi Sasongko, kunci pemberantasan cacingan adalah memperbaiki higiene dan sanitasi lingkungan. Misanya, tidak menyiram jalanan dengan air got. Sebaiknya, bilas sayur mentah dengan air mengalir atau mencelupkannya beberapa detik ke dalam air mendidih. Juga tidak jajan di sembarang tempat, apalagi jajanan yang terbuka. Biasakan pula mencuci tangan sebelum makan, bukan hanya sesudah makan. Dengan begitu, rantai penularan cacingan bisa diputus. Obati segera semua anak yang menderita cacingan , beri obat cacing, tak berarti masalah cacingan akan selesai saat itu juga. Cacingan telah merugikan negara miliaran rupiah. Pekerjaannya mencuri makanan di usus kita. Akibatnya, banyak murid SD yang seharusnya pandai menjadi kurang gizi dan ngantukan karena cacingan.
Begitulah cacing yang hidup di perut kita. Siklus hidupnya melewati tempat-tempat kotor. Namun, nama-nama mereka lumayan elok. Ada Trichuris trichuria (cacing cambuk), Ascaris lumbricoides (cacing gelang), Necator americanus dan Ancylostoma duodenale (tambang), serta Enterobius vermicularis (cacing keremi).
7. Deman Chikungunya
Merupakan suatu jenis penyakit akibat virus Chikungunya dengan gejala demam mendadak, nyeri sendi terutama di sendi siku, lutut, pergelangan kaki dan sendi-sendi kecil pergelangan tangan dan kaki, disertai juga nyeri otot yang berlangsung selama beberapa hari sampai minggu. Pada kebanyakan penderita, radang sendi diikuti dengan bintik bintik merah (ruam) selang waktu sekitar 1 – 10 hari, biasanya bintik merah tersebut gatal, namun ada juga yang tidak gatal. Penyakit ini dapat sembuh sendiri (self limiting disease). Terjadi penyembuhan sempurna dan diikuti dengan terbentuknya imunitas di dalam tubuh penderita. Pertolongan dini berikan obat analgetik untuk menghilangkan nyeri , latihlah untuk mengerakkan persendiannya, segeralah untuk dirujuk ke Rumah Sakit
Bagaimana menghindari timbulnya penyakit Pasca Banjir

  1. Bersihkan lingkungan tempat tinggal,kumpulkan & buanglah sampah yang terbawa arus air ke dalam lubang dihalaman rumah / atau ketempat sampah . Bersihkan lantai & dinding didalam rumah bersihkan dengan cairan desifektan
  2. Kuburlah lubang-lubang bekas air.
  3. Air sumur atau air keran yang berpotensi terkontaminasi, sebaiknya tidak digunakan dulu , meskipun akan dimasak/ direbus dulu sebelum digunakan. Check dahulu air yang akan digunakan secara fisik ( warna, rasa, bau) dan diajurkan untuk menganalisa air secara kimia ( PH,Fe,Na, Ni, Chlor dll),dan biologi ( E Coli). Sampai dipastikan bahwa air tersebut layak untuk dikonsumsi.
  4. Pakai Alat pelindung yang beralas keras ( Sandal / sepatu) apabila berjalan dalam genangan air
  5. Tingkatkan daya tahan tubuh , minumlah supplemen vitamin, konsumsilah makanan yang bergizi dan teratur, istirahatlah yang cukup
  6. Buanglah makanan yang telah terkontaminasi
  7. Cucilah sayuran terlebih dahulu sebelum dimasak, hindari mengkonsumsi sayuran yang telah terkontaminasi. Tutuplah makanan yang akan disajikan
  8. Obati luka yang terbuka dengan plester tahan air
  9. Cucilah tangan dengan sabun sebelum atau sesudah makan
  10. Laranglah anak anak anda bermain didaerah banjir, bila melakukannya mandi & cuci tangan yang bersih.
  11. Hindari tempat persembunyian tikus, dengan menutup lobang tikus yang ada

Leptospirosis, Penyakit Aneh Akibat Banjir

Curah hujan yang besar di awal tahun menimbulkan banjir di banyak tempat. Tahun 2013 ini Jakarta pun mengalami musibah yang memprihatinkan. Banjir meluluh-lantakkan ibukota tersebut.

Selain harta benda, banjir juga mengancam kesehatan korban. Salah satu yang harus diwaspadai adalah penyakit kencing tikus, atau leptospirosis.

Bagaimana mendeteksi seseorang yang terkena penyakit ini? Menurut Dr. Dr Latre Buntaran SpMK, dokter spesialis mikrobiologi klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, gejala leptospirosis ini awalnya menyerupai gejala flu, yaitu demam tinggi, sakit kepala, menggigil, dan nyeri.

Pada tahap lebih lanjut, muncul gejala berupa muntah, sakit kuning, nyeri perut, diare dan ruam. Gejala umumnya terjadi selama sepekan. Sahabat anehdidunia.com jika tidak diobati, infeksi dapat menyebabkan kerusakan ginjal, hati, meningitis, gangguan pernapasan hingga kematian.

Leptospirosis juga dikenal sebagai demam canicola, demam ladang tebu, dan demam 7-hari. Penyakit ini pertama kali dilaporkan pada tahun 1886 oleh Adolf Weil sehingga disebut juga sebagai penyakit atau sindrom Weil.

Kuman leptospira dapat hidup di air tawar selama lebih kurang 1 bulan. Bahkan leptospira juga bisa bertahan di tanah yang lembap, tanaman, maupun lumpur dalam waktu lama.

Kuman leptospira ini dapat 'berenang' di air sehingga bisa menginfeksi kaki manusia yang sedang terluka. Leptospira juga bisa menginfeksi seseorang melalui makanan atau minuman. Umumnya laporan orang yang terke na leptospirosis terjadi setelah banjir.

Sebenarnya selain tikus, hewan yang berpotensi menularkan penyakit ini adalah kucing, kuda, kelelawar, babi, kambing, domba, dan tupai. Namun kasusnya sangat jarang, jadi lebih dikenal dengan penyakit kencing tikus.

Jadi bagi yang terkena musibah banjir, jangan lupa langsung ke dokter atau puskesmas terdekat bila meraakan gejala di atas. Antibiotik seperti enicillin G, amoxicillin, ampicillin, erythromycin, tetracycline, doxycycline dan cephalosporins efektif untuk mengobati leptospirosis.

Selasa, 22 Januari 2013

Tips Bagaimana Menjadi Ayah Hebat

1. HORMATILAH IBU ANAK-ANAK ANDA.
Salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan Ayah bagi anak-anaknya adalah menghormati Ibu mereka. Kalau Anda menikah, jagalah pernikahan Anda agar tetap kuat dan penuh vitalitas.

2. LEWATKANLAH WAKTU BERSAMA ANAK-ANAK ANDA.
Bagaimana seorang Ayah melewatkan waktunya mengatakan apa yang penting baginya. Kalau Anda tampaknya selalu terlalu sibuk untuk anak-anak Anda, mereka akan merasa ditelantarkan, apapun yang Anda katakan.

3. UPAYAKANLAH HAK UNTUK DIDENGARKAN.

Terlalu sering satu-satunya saat sang Ayah bicara kepada anak-anaknya adalah ketika mereka melakukan suatu kesalahan. Mulailah bicara kepada anak-anak ketika mereka masih kecil, sehingga topik-topik sulit akan lebih mudah ditangani ketika mereka semakin besar. Luangkanlah waktu dan dengarkanlah ide-ide serta persoalan-persoalan mereka.

4. DISIPLINKANLAH DENGAN KASIH.
Semua anak butuh bimbingan dan pendisiplinan, bukan sebagai hukuman, melainkan untuk menetapkan batasan-batasan yang masuk akal. Ingatkanlah anak-anak Anda akan ganjaran perbuatan mereka dan berikanlah imbalan yang berarti atas perilaku yang diinginkan.

5. MODEL PERAN.
Para Ayah adalah model peran bagi anak-anaknya, entah mereka menyadarinya
atau tidak. Seorang anak perempuan yang melewatkan waktu dengan Ayahnya yang penuh kasih tumbuh dengan pengetahuan bahwa ia pantas diperlakukan dengan hormat oleh anak-anak lelaki, dan apa yang harus dicarinya dalam diri seorang suami. Para Ayah dapat mengajari putera-puteranya apa yang penting dalam kehidupan ini dengan mendemonstrasikan kejujuran, kerendahan hati, dan tanggung jawab.

6. JADILAH GURU.
Terlalu banyak Ayah yang menganggap bahwa mengajar adalah urusan orang lain. Namun seorang Ayah yang mengajari anak-anaknya tentang yang benar dan yang salah serta mendorong mereka untuk melakukan yang terbaik akan melihat anak-anaknya mengambil pilihan yang baik.

7. MAKANLAH BERSAMA-SAMA KELUARGA.
Makan bersama-sama (sarapan, makan siang, atau makan malam) bisa menjadi
bagian penting dari kehidupan keluarga yang sehat. Selain memberikan struktur pada hari yang sibuk, ini juga memberi anak-anak peluang untuk membicarakan apa yang sedang mereka kerjakan dan apa yang ingin mereka kerjakan.

8. BACAKANLAH CERITA BAGI ANAK-ANAK ANDA.
Mulailah membacakan cerita bagi anak-anak semenjak mereka masih kecil. Setelah mereka lebih besar, doronglah mereka untuk membaca sendiri. Menanamkan kecintaan untuk membaca adalah salah satu cara terbaik untuk memastikan anak-anak Anda mengalami pertumbuhan pribadi maupun karir seumur hidup.


9. PERLIHATKANLAH KASIH SAYANG ANDA.
Anak-anak butuh ketenteraman yang berasal dari mengetahui bahwa mereka diinginkan, mereka diterima, dan dikasihi oleh keluarga. Orangtua, terutama para Ayah, perlu membiasakan diri merangkul anak-anaknya. Memperlihatkan kasih sayang setiap harinya adalah cara terbaik untuk memberitahu mereka bahwa Anda sayang kepada mereka.

10. SADARLAH BAHWA TUGAS SEBAGAI AYAH TIDAK PERNAH SELESAI.
Bahkan setelah anak-anak besar dan siap meninggalkan rumahpun, mereka akan tetap mencari hikmat serta nasihat dari Ayahnya. Entah soal meneruskan pendidikan, pekerjaan baru, atau pernikahan, para Ayah terus memainkan peran penting dalam kehidupan anak-anak mereka sementara mereka bertumbuh dan, mungkin, menikah dan membangun keluarga sendiri.


Sumber