Tampilkan postingan dengan label Dunia Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Politik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 April 2013

Bondan 'Maknyus' Winarno Maju Jadi Caleg Gerindra



Bondan Winarno yang terkenal dengan acara kuliner di televisi siap maju ke Senayan. Pria yang dikenal dengan istilah 'maknyus' dan 'top markotop' ini diusung Partai Gerindra."Ya, Pak Bondan Winarno maju di Dapil DKI 2," kata Waketum Partai Gerindra Fadli Zon saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (23/4/2013).Belum diketahui nomor urut berapa Bondan dipasang di DKI 2. Selain Bondan, Gerindra

Minggu, 27 Januari 2013

Raffi Ahmad Ternyata Sedang Pendekatan dengan Wanda Hamidah



Masih menjadi teka-teki keberadaan Wanda Hamidah di rumah Raffi Ahmad saat penggerebekan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), Minggu (27/1/2013). Ternyata, Raffi tengah pendekatan dengan janda lima anak itu.

"Raffi baru dua minggu dikenalkan ke Wanda. Raffi lagi pendekatan ke Wanda," ungkap saudara Wanda, Deddy Eka Dibrata di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Namun, Deddy menilai Raffi tak bakal mudah mendapat cinta anggota DPRD itu. Sebab menurutnya, Raffi bukan tipe cowok idaman Wanda.




"Wanda bilang nggak mungkinlah dia bukan tipe saya. Wanda juga sudah punya calon sendiri," kisahnya.

Sebelum ke rumah Raffi, Wanda disebut-sebut sempat berkumpul bersama teman-temannya di salah satu kafe di Kemang, Jakarta Selatan. Hal tersebut terungkap lewat foto-foto yang dimuat dalam sosial media. Salah seorang sahabat Wanda mengunggah foto sedang duduk minum-minum dengan beberapa teman perempuannya.

Dalam foto Wanda mengenakan busana serba hitam. Janda cantik itu tertangkap kamera sedang merokok dan juga memegang gelas cocktail.

Sampai saat ini, Wanda bersama 16 orang lainnya masih menjalani pemeriksaan di kantor BNN. Dari lima orang yang positif pakai narkoba, tidak ada satu pun dari ke empat artis yang ikut ditangkap, termasuk Wanda.






Apa Tujuan Wanda Hamidah ke Rumah Raffi Ahmad?

 Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek rumah Raffi Ahmad yang berada di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (27/1/2013). Yang sangat mengejutkan yaitu kehadiran Wanda Hamidah di rumah itu.

Saat ini presenter acara 'DahSyat' itu diketahui memang tengah dekat dengan Wanda. Kebetulan, Raffi adalah salah satu artis yang diincar oleh partai yang didukung oleh Wanda, PAN.

Tapi, apa tujuan Wanda datang ke rumah Raffi di jam yang tidak wajar?

Sebelum ke rumah Raffi, Wanda disebut-sebut sempat berkumpul bersama teman-temannya di salah satu kafe di Kemang, Jakarta Selatan. Hal tersebut terungkap lewat foto-foto yang dimuat dalam sosial media. Salah seorang sahabat Wanda mengunggah foto sang anggota DPRD sedang duduk minum-minum dengan beberapa teman perempuannya.

Dalam foto Wanda mengenakan busana serba hitam. Janda cantik itu tertangkap kamera sedang merokok dan juga memegang gelas coctail.

Sampai saat ini, Wanda bersama 16 orang lainnya masih menjalani pemeriksaan di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur. Namun, Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto mengungkapkan Wanda sudah membantah dirinya terlibat narkoba.

"Informasi terakhir, Wanda sudah mengontak orangtuanya dan menegaskan bahwa ia sama sekali tidak terlibat narkoba, dan akan segera pulang malam ini," katanya.


sumber | iniunic.blogspot.com | http://hot.detik.com/read/2013/01/27/220836/2153508/230/raffi-ahmad-ternyata-sedang-pendekatan-dengan-wanda-hamidah?9911012

Sabtu, 26 Januari 2013

Dijual! Smartphone NasDem dengan Wallpaper Surya Paloh



Umumnya sebuah hajatan parpol, Kongres Partai NasDem juga diwarnai penjualan pernak-pernik partai seperti kaos dan jam. Tapi tunggu dulu, sepertinya ada yang unik dalam kongres perdana partai ini.

Di salah satu booth di kongres itu, ada penjualan handphone NasDem. Jika Anda berpikir handphone yang dimaksud cuma hiasan belaka maka Anda salah.

Iklan handphone itu terpampang dalam banner yang ada di depan booth. Dalam banner itu, tergambar tampilan yang mirip tampilan window phone 8 dengan wajah dan dihiasi wajah Surya Paloh.




Handphone yang dinamai NasDem Phone itu menggunakan layar sentuh, tak ada tombol fisik. Warna bodinya putih dan hitam. Saat detikcom bertanya kepada penjaga booth, ternyata handphone tersebut dijual.

Ada dua jenis handphone yang dijual. Satu handphone dinamai NasDem ND950 berlayar lebih besar dan tanpa tombol fisik. ND950 dijual dengan harga normal Rp 2,5 juta dan harga promo untuk 1.000 pembeli pertama Rp 1.999.000.

Sedangkan hape kedua yang dilabeli NasDem ND930 memiliki layar lebih kecil dan dilengkapi tiga tombol fisik. ND930 dijual dengan harga normal Rp 1,5 juta dan harga promo Rp 999.000. Kedua hape ini menggunakan OS Android.

Dari wawancara dengan penjaga booth bernama Yeni, terungkap bahwa hp-hp ini adalah buatan China. "Iya ini hp China," ujar Yeni di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (26/1/2013).


Ponsel Nasdem

Yeni mengatakan fitur utama dari hape ini adalah aplikasi NasDem. Di aplikasi ini terdapat data kader, jadwal, berita, dan instruksi dari NasDem.

"Fitur utamanya adalah NasDem Messenger. Dengan fitur sesama kader NasDem bisa chatting, termasuk dengan Surya Paloh," papar Yeni.

Namun handphone ini ternyata belum dijual. Booth yang ada di arena kongres adalah untuk mereka yang mau pre order. "Penjualan baru dua bulan lagi," tutur Yeni.

Berminat membeli?

sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/01/26/152414/2152909/10/dijual-smartphone-nasdem-dengan-wallpaper-surya-paloh

Selasa, 22 Januari 2013

Video Wawancara dengan Reporter TV One yang Bikin Jokowi Marah Besar | Kelar Shooting, Jokowi Damprat TVOne


Kelar Shooting, Jokowi Damprat TVOne


Program khusus 100 Hari Jokowi-Ahok yang ditayangkan tvOne semalam (Senin, 21/01/13) pkl 19:30 wib, bikin Jokowi sewot. Pasalnya, Gubernur DKI Jakarta yang baru ini merasa dijebak oleh tvOne. Setidaknya ini dikatakan oleh Ajudan Jokowi, Anggit.

“Semalam Bapak marah banget. Tumben-tumbenan marah sama wartawan kayak gitu,” ujar Anggit pada saya pagi ini via HP. 
Awalnya, tvOne ingin melakukan wawancara Jokowi perihal banjir dan tanggul di jalan Latuharhary yang ambruk. Saat itu, Jokowi sudah wanti-wanti tidak berkenan ditanya mengenai hal lain di luar masalah banjir. Selain itu, ia juga sudah berpesan untuk tidak menyertakan narasumber lain dalam interviewnya. Semua pesan tersebut disanggupi oleh pihak tvOne. 

Namun, tvOne rupanya memanfaatkan momentum interview-nya dalam rangka “100 Hari Pemerintahan Jokowi-Ahok”. Apalagi, tvOne sudah mengendus, bahwa Metro TV akan memproduksi program sejenis dengan mengundang Jokowi. Sebelumnya, Metro TV sudah dua kali menayangkan program khusus Gebrakan Jokowi, yang secara eksklusif menginterview Jokowi di lokasi bersama masyarakat. Agar tidak kalah 3-0 dari Metro TV, tvOne terpaksa membohongi Jokowi. Pesan-pesan Jokowi pun diabaikan.

“Staff di Balaikota merasa miss, karena interview yang dilakukan tvOne cuma persoalan banjir, eh ternyata malah menanyakan persoalan-persoalan lain. Wajah Bapak pun berubah begitu ada narasumber lain dalam interview itu,” ujar Anggit. 

Tak heran, begitu kelar shooting, Jokowi langsung marah besar pada tvOne. Perstiwa Jokowi marah-marah pada wartawan sebetulnya sangat langka. Maklumlah, ia sangat dekat dengan semua wartawan. Namun, kejadian semalam merupakan puncak kekesalan Gubernur DKI Jakarta ini. Di tengah musibah, tvOne tega menghianati janjinya pada Jokowi.
Ternyata bukan cuma Jokowi yang kesal. Dalam sebuah milis yang saya ikuti, beberapa anggota mengumpatkan kekesalannya. Henry Pasarian, misalnya. Interview yang dilakukan Muhammad Rizki dianggap sangat dangkal. 

“Lebih banyak sok tahunya, ketimbang riset dahulu. Masak tetap ngotot bertanya, ‘Jadi kapan Jakarta bebas banjir?’. Lha wong sejak jaman Belanda Batavia sudah banjir kok,” ujar Henry kesal.

Lanjut Henry, ketika Jokowi mengakui tidak sempat mengecek soal tanggul-tanggul yang ada di Jakarta, Rizki malah bertanya, “Kenapa tidak mengecek, Pak?”. Seharusnya, kata Henry, bertanya seputar bagaimana pemeliharaan tanggul-tanggul itu dan siapa yang bertanggung jawab.
“Benar-benar miskin riset.”

Di milis ini, Reporter tvOne juga dikritik oleh Armin Bell dari Ruteng Flores. Lewat tulisan berjudul tvOne dan Reporter Antipati yang diposting pada Sabtu, 19 January 2013 pukul 14:00 WIB, ia menilai Reporter tvOne begitu sok tahu. Ini terlihat saat seorang Reporter perempuan dengan bersemangat melaporkan situasi di sebuah tenda pengungsian di Jati Asih.

Reporter memulainya dari pertanyaan tentang pola distribusi bantuan yang dijawab oleh si relawan dengan mengatakan, “Kami melakukan distribusi langsung kepada para pengungsi di tenda-tenda.”. Belum selesai berbicara, Reporter langsung bertanya dengan tendensius: “Lho kenapa tidak melalui RT? Kan lebih bagus kalau melalui RT?” 

Dalam pertanyaan sok tahu berikutnya, Reporter menanyakan tentang bahan-bahan yang didistribusikan. Relawan pun menjawab, “Macam-macam mbak, ada pakaian, selimut, mie instan dan kebutuhan-kebutuhan lain.”. Namun, Reporter perempuan tvOne ini kembali bertanya sekaligus memberikan kesimpulan. 
“Saya pikir yang sangat mereka butuhkan adalah air bersih. Kenapa tidak disiapkan air bersih?” tanya Reporter itu.
Terakhir Armin juga mencatat kesoktahuan Reporter ini, ketika menanyakan tentang mie instan, dimana menurut Reporter ini salah. “Mas, koq distribusi makanannya mie instan? Kan susah itu diolah oleh para pengungsi. Mengapa tidak menyiapkan nasi bungkus?” 

Oleh karena sudah hilang kesabaran, Relawan yang diinterview pun Nampak marah. Wajahnya sangat jelas menunjukkan kemarahan. Namun ia tetap menjawab dengan sedikit ketus, “Selama ini tidak masalah koq mbak. Semua baik-baik saja. Mereka bisa mengolahnya dengan baik!”

Menurut Armin Bell, Reporter Nampak sekali sangat tendensius, menuduh apa yang dilakukan Relawan semuanya salah, mulai dari pola pendistribusian bahan-bahan, air bersih, sampai mie instan. Padahal. Seharusnya Reporter tidak menuduh sesuatu yang belum tentu benar di depan kamera televise, yang pada saat itu disiarkan secara langsung. 

 
“Bagi saya, reporter tadi tidak menunjukkan sikap empati yang harusnya dimiliki oleh setiap wartawan, tetapi dia sedang antipati pada para relawan. Heran!” ujarArmin kesal. 


Video Wawancara dengan Reporter TV One yang Bikin Jokowi Marah Besar | Kelar Shooting, Jokowi Damprat TVOne



..... liat video lainnya disini : http://bit.ly/XGwmvt
 


 



sumber | iniunic.blogspot.com | http://nasional.lintas.me/go/metro.kompasiana.com/kelar-shooting-jokowi-damprat-tvone/

Jokowi Soal 100 Hari Pemerintahannya : Semua Masalah Enteng, Ciyus !


Joko Widodo bicara mengenai pengalamannya selama 100 hari menjadi Gubernur DKI Jakarta. Dari pengalaman singkatnya, Jokowi optimis dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Jakarta.

"Biasa saja, semua persoalan sama. Jangan pikir saya terlihat seperti ini pusing, ndak. Yang paling penting, setiap problem bisa diselesaikan secepatnya, blusukan ke kampung, lokasi lain, itu kita ingin mengetahui menggali permasalahan yang ada di lapangan, di masyarakat," kata Jokowi saat berbincang dengan wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (22/1/2013).




Jokowi memaparkan blusukan yang dilakoninya selama ini adalah untuk mengetahui langsung masalah di lapangan. Dia menepis kritik yang menyebut blusukan hanya untuk pencitraan.

"Kita kan masuk ke kampung bukan aur- auran (asal-asalan -red), kita sudah lebih dulu survei ke sana. Persoalan yang ada, kita datang kesana untuk lihat bisa nggak selesaikan masalah. Ke Tanah Merah kita udah kesana beberapa kali, lihat sekarang, berjalan nggak sekarang. Kecil-kecil memang, tapi kalau nggak ditangani itu jadi persoalan besar," tutur mantan Wali Kota Solo ini.

"Kalau di kantor kejebak rutinitas. Tekan teken, kenapa nggak diserahkan ke bawah," tambahnya.

Meski kerap turun ke lapangan, Jokowi juga terus menyusun konsep untuk perbaikan Jakarta. Suami Iriana itu menggarap konsep dan usulan kebijakan di malam hari.

"Dipikir kita diam? Malam garap macam-macam, RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dan lain-lain, semua kita garap. Malam untuk enak mikir, paling enak malam untuk mikir," ujarnya.

Jokowi merasa semua masalah yang dihadapinya selama ini bisa diatasi. Tak ada masalah yang berat, semua enteng bagi ayah tiga anak itu.

"Nggak ada masalah yang paling bikin pusing, enteng semua, biasa aja. Ciyus (serius -red)," imbuh Jokowi.

sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/01/22/230759/2150123/10/jokowi-soal-100-hari-pemerintahannya-semua-masalah-enteng-ciyus?9922022

Minggu, 20 Januari 2013

Bahas Satu RUU, DPR Habiskan Rp20 Miliar

[Image: 183477_rapat-paripurna-ke-11_663_382.jpg]

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menilai Dewan Perwakilan Rakyat telah melakukan pemborosan dengan mengalokasikan anggaran pembahasan satu Rancangan Undang-undang (RUU) hingga Rp20 miliar.

"Padahal pembahasan RUU APBN ini hanya membagi-bagi kapling yang ada dalam program atau anggaran kementerian/lembaga kepada anggota DPR yang mau," kata Koordinator Fitra, Uchok Sky Khadafi, saat jumpa pers di kantornya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu 30 Desember 2012.


Uchok menjelaskan, anggaran Rp20 miliar untuk RUU APBN kebanyakan dialokasikan untuk kegiatan rapat di hotel-hotel berbintang. "Rapat-rapat banyak dilakukan bersama badan anggaran DPR dengan biaya sampai Rp1,7 miliar. Untuk pencetakan, penjilidan, panja, tim perumus, itu sampai Rp1,2 miliar," ujarnya.


Selain itu, Uchok juga menilai ada pemborosan pembahasan RUU lain. Ia mencontohkan, pada Kementerian Keuangan yang mengalokasikan anggaran untuk RUU Dana Pensiun sebesar Rp819 juta, RUU bidang Pembiayaan dan Penjaminan sebesar Rp1,1 miliar, RUU tentang Usaha Penjaminan Rp521 juta, RUU Pasar Modal Rp1,2 miliar, RUU bidang Pembiayaan dan Penjaminan Rp4,1 miliar, dan RUU Lelang sebesar Rp2,6 miliar.

Sedangkan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk RUU tentang Penyempurnaan UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebesar Rp1 miliar. Di Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata terkait RUU Kebudayaan sebesar Rp1,5 miliar.


"Jadi adanya alokasi anggaran untuk sebuah RUU di pemerintah menandakan ada indikasi dobel anggaran untuk sebuah RUU. Karena ada alokasi anggaran RUU di DPR, ada juga di pemerintah," kayanya.


Wakil Ketua Komis I DPR, Tubagus Hasanuddin, menyatakan tak tahu urusan anggaran pembahasan RUU itu. "Kami hanya membuat program kegiatan seperti target RUU dan rencana kunjungan kerja. Semua program itu dicatat dan diserahkan kepada kesekretariatan yang mengatur pelaksanaan dan anggaran," kata politisi PDI Perjuangan ini saat dihubungi VIVAnews. "Jadi, kami tak membahas biaya."


Sementara itu Sekretaris Jenderal DPR, Nining Indra Saleh, belum bisa dihubungi untuk dimintai konfirmasi.




sumber | iniunic.blogspot.com | 

Stephen Chow Jadi Anggota MPR China Provinsi Guangdong




GUANGDONG - Seorang aktor ternama dari Hong Kong, Stephen Chow, ditunjuk menjadi anggota Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China (CPPCC) di Provinsi Guangdong, China. Chow mengaku mulai tertarik dalam politik.

Selain tertarik menjadi politisi, aktor pemeran film Kung Fu Hustle itu merasa sangat terhormat bila terpilih menjadi anggota CPPCC. Meski demikian, pengangkatan Chow cukup menuai komentar, pasalnya, Chow adalah seorang aktor yang sibuk.

"Di mata para politisi, Stephen Chow hanyalah seorang aktor atau sutradara, namun dia sangat memperhatikan isu-isu lain di luar industri perfilman," ujar manajer Chow, seperti dikutip CNA, Kamis (17/1/2013).

Seperti diketahui, Pemerintah Daerah Guangdong seringkali mendepak para pejabat CPPCC yang tidak aktif. Beberapa anggota CPPCC Guangdong pun sering mundur karena sejumlah alasan.

Chow bukanlah selebriti pertama di China yang ditunjuk sebagai seorang anggota CPPCC. Selain Chow, beberapa artis lain seperti Gong Li dan sutradara Zhang Yimou juga sempat menjadi anggota CPPCC.

CPPCC merupakan organisasi yang melakukan koordinasi dengan sejumlah badan-badan politik di China, termasuk di antaranya adalah Komite Nasional. CPPCC juga terdiri dari sejumlah komite dari urusan ekonomi, pendidikan, agama, budaya dan lainnya.(AUL)


sumber | iniunic.blogspot.com | 

Sabtu, 19 Januari 2013

Saat Jokowi mulai gunakan "ciyus miapah"


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mulai belajar istilah bahasa gaul anak Jakarta. Pasalnya, mantan Wali Kota Surakarta ini melontarkan candaan pada awak media dengan kata-kata ciyus dan miapah.

Pada Jumat (18/1) malam saat Jokowi meninjau perbaikan tanggul jebol di Banjir Kanal Barat (BKB) jalan Latuharhary Jakarta Pusat, raut wajahnya begitu tegang ditambah pertanyaan wartawan yang membuatnya pusing. Saat itu, Politikus PDIP ini mengatakan pengerjaan tanggul tinggal 10 persen dan finishing.

Lantas, terlontar pertanyaan konyol dari wartawan apakah peresmian tanggul jebol akan dilakukan di Sency (Senayan City), Jokowi pun sempat bingung. Hal ini ditanyakan oleh wartawan, karena sore harinya Jokowi meluncurkan penerapan pajak online untuk Wajib Pajak DKI Jakarta di Sency.

"Apa tadi, Sency apa," kata Jokowi semalam (18/1) di Latuharhary Jakarta.

Kemudian, wartawan menerangkan bahwa Sency adalah kepanjangan dari Senayan City. Namun, secara spontan Jokowi langsung melontarkan kalimat 'ciyus' dan miapah yang membuat dirinya tertawa.

"Kalau ciyus, miapah,"kata Jokowi sembari tertawa.






 


Jokowi begitu lepas dan beban berat yang terpancar dari raut wajahnya secara tidak langsung berkurang. Selanjutnya, dia berjalan menuju mobilnya. Tetapi para TNI AD yang ikut membantu pengerjaan tanggul jebol menghampirinya dan menyalami Jokowi.

Setelah diajak salaman dan foto bersama Jokowi duduk di pinggiran taman dan ngobrol sejenak dengan salah satu wartawan. Tidak ada 15 menit, dia langsung menuju mobil dinasnya innova.

"Pada sudah makan belum, kalau belum ayo makan dulu makan di mana,"kata Jokowi kepada wartawan.

Lantas, Jokowi menginstruksikan kepada ajudannya untuk mengajak para wartawan makan dan dia melaju pulang ke rumah dinas.


sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.merdeka.com/jakarta/saat-jokowi-mulai-gunakan-ciyus-miapah.html

Mensos Salim Segaf berdongeng di pengungsian korban banjir




Mensos Salim Segaf berdongeng di pengungsian korban banjir

Anak-anak yang berada di pengungsian wilayah Tanjung Duren ini merasa terhibur dengan dongeng yang diberikan Mensos. Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri sat tiba di posko pengungsi korban banjir dan dapur umum di wilayah Tanjung Duren Utara Kecamatan Grogol, Jakarta Barat, Jumat 

Anak-anak yang berada di pengungsian wilayah Tanjung Duren ini merasa terhibur dengan dongeng yang diberikan Mensos. 

Anak-anak yang berada di pengungsian wilayah Tanjung Duren ini merasa terhibur dengan dongeng yang diberikan Mensos. 

Anak-anak yang berada di pengungsian wilayah Tanjung Duren ini merasa terhibur dengan dongeng yang diberikan Mensos. 

Anak-anak yang berada di pengungsian wilayah Tanjung Duren ini merasa terhibur dengan dongeng yang diberikan Mensos.


sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.merdeka.com/foto/peristiwa/140970/mensos-salim-segaf-berdongeng-di-pengungsian-korban-banjir-001-iqbal-s-nugroho.html